Areasex

03-Apr-2020 04:29 by 2 Comments

Areasex - Free live women on webcams totally free with no sign up for registration

“Love you pah”, “Love you tuh ma”, ujar keduanya yang menjadikan penutup Cerita Malam Pertama.

Tangisan dan teriakan Lisa itu membuat malam pertama mereka tak dilanjutkan.

Di luar perkiraan, pada pukul 02.00 dini hari, kakaknya yang sedang hamil tua mengalami pecah ketuban.

Alhasil keluarganya pun harus pergi ke rumah sakit bersalin.

Dan saat itu aku udah halal untuk menggauli calon pacarku, yang kini sudah jadi istriku.

Puncak rasa senangku bertambah ketika sedikit demi sedikit satu persatu tamu-tamu pada pulang, ku lirik istriku yang duduk bersamaku di pelaminan terlihat tersenyum manja dan didalam hati sanubarinya yang paling dalam tampak dia sangat senang dan bahagia, akhirnya ku pegang tangannya erat-erat, terasa hangat sekali. dig.....hatiku saat kugandeng istriku menuju kamar pengantin yang berbau harum bunga melati, begitu sampai di kamar aku dan istri duduk di kasur kupandangi istriku dia terseyum, kucium keningnya, pipinya dan kulomoti bibirnya sambil bergerilya tanganku, begitu sampai pada miss V loh kok terasa tebal, istriku reflek langsung mendekati telingaku sambil berbisik, " maaf mas hari ini aku lagi ada tamu bulanan " katanya.

Di lintas yang lain, Bunga (sebut juga begitu) juga tak kalah gelisah.

Mereka berdua saling memikirkan tentang berbagai hal yang bakal menjadikan sejarah di kehidupan mereka.“Loh, kecil-kecil gini gesit sekali neng, kalah ular cobra, hehe”, balas Paijo. Setelah itu adegan kuda lumping pun berlangsung selama kurang lebih 15menit, setelah itu, Crotttt “ahhhh, abang keluar neng”, Paijo berkata.Pengalaman Malam Pertama sedang dalam proses, mereka melakukan foreplay, menjilat penuh gairah, tampak Paijo meremas buah sang istri dengan penuh gairah. Lalu, dijilatnya juga serta digigit pas bagian kelengkengnya, sang istri pun semakin mendesah hebat. “Sama bang, eneng juga udah keluar”, timpal Bunga yang seketika juga langsung memeluk si Paijo dengan lembut dan penuh kasih sayang.Hingga dua jam sebelum pernikahan, kedua orangtuanya belum juga datang.Baru pada pukul 08.00, mereka tiba di rumah, lokasi akad nikah dilangsungkan.Saat aku melihat jarum jam tepat jam 22.00 perias pengantin mendatangi dan mengatakan bahwa kita udah boleh ganti pakaian dan meninggalkan tempat pelaminan untuk istirahat, kugandeng istriku menuju kamar pengantin, begitu sampai di kamar kulepas satu persatu baju pengantin istriku, wuih sungguh indah sekali ciptaan Allah ini. Sampai diluar kamar masih terlihat tiga empat tamu yang lagi asyik ngobrol, di pojok ruangan depan terlihat paman sendirian lagi asyik dengan rokoknya ku hampiri beliau. llllooooohhh pengantinnya kok keluar " kata paman, " iya paman masih pingin ngobrol sedikit" kataku. Perlahan-lahan kutarik tanganku sambil berbisik ke telinganya " ya udah g pa2".